Pasar Tani, Upaya DKP3 Libatkan Kelompok Tani untuk Tekan Inflasi
- juragantaniantihoa
- Apr 4, 2023
- 2 min read

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menurunkan inflasi. Salah satu langkah yang diambil dalam rangka menekan laju kenaikan harga adalah dengan menggelar pasar tani.
Kegiatan pasar tani merupakan ajang pemasaran sekaligus upaya mengatasi fluktuasi harga yang terjadi di tingkat petani dan pelaku usaha sektor pertanian.
Pasar tani juga menjadi wadah untuk memberdayakan para petani dalam menjual hasil kebunnya. Selain dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian petani, pasar tani juga mempermudah konsumen untuk mendapatkan produk hortikultura yang segar, bermutu dan harga wajar.
Program ini biasanya dilakukan oleh pemerintah daerah atau kota. Sebagai contoh, Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Serang menyelenggarakan Pasar Tani yang bertempat di Lapangan Puspemkot Serang pada akhir bulan lalu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Serang Sony August menyampaikan gelar pasar tani ini dalam rangka penurunan inflasi di Kota Serang yang pertama diselenggarakan terlebih dahulu di lingkungan ASN Kota Serang di mana ASN diwajibkan untuk membelinya.
Paket yang disediakan DKP3 dalam pasar tani ini berjumlah 150 paket dengan harga Rp. 150 ribu/paket. Paket tersebut terdiri dari 5 kg beras, 1 kg telur, 1 kg cabai, 1 kg bawang dan produk bakso ikan dengan melibatkan kelompok wanita tani, kelompok tani dan nelayan andalan, dan para petani lainnya.
Bila pasar tani dengan sasaran ASN berjalan sukses, akan dilanjutkan untuk masyarakat dan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopukmperindag).
Baca juga:
Selain itu, gelar pasar tani Pemkot Serang juga menampilkan beberapa hasil dari parapetani dan nelayan serta beberapa para pelaku UMKM. Harga yang diberikan relatif murah dibandingkan dengan di pasaran.
"Sasarannya untuk ASN terlebih dahulu sebagai contoh atau mengedukasi masyarakat, harganya pasti relatif murah dibandingkan dengan di pasaran, ibu-ibu ini beda 3-5 ribu saja sudah beralih," Ucap Sekretaris Daerah Kota Serang H. Nanang Saefudin.
Ia menjelaskan pihaknya akan terus menggiatkan operasi pasar murah di beberapa titik tertentu di 6 Kecamatan termasuk juga di alun-alun Kota Serang yang akan diprakarsai oleh DKP3 Kota Serang dan Diskopukmperindag Kota Serang.
"Setelah ini berkolaborasi dengan Bulog, BJB, dan BI untuk nanti mengadakan operasi pasar di titik-titik tertentu," imbuhnya.
Tujuan dari kegiatan ini, menurut Nanang, adalah untuk menekan angka inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok di pasar mengingat menjelang bulan puasa, biasanya perilaku pedagang akan menaikan harga seenaknya.
"Mudah-mudahan supply dan demand-nya juga seimbang," pungkas dia.







Comments